RSS

SERABI, “AKU CINTA PRODUK INDONESIA”

Oleh : Sri Noor  Cholidah I Fakultas  Pertanian  Universitas  Padjadjaran

Siapa yang  tidak  mengenal  Serabi?  Makanan  khas  Indonesia  ini  menjadi  kegemaran  penduduk  karena  cita  rasanya  yang  beragam  dan  harganya  yang  ekonomis.  Jika  dulu  kita  mengenal  serabi  hanya  memiliki  rasa  manis  dan  asin,  sekarang  sudah  tidak  lagi.  Serabi  rasa  oncom,  pisang,  keju,  buah-buahan  adalah  contoh  serabi  rasa  yang  banyak  dicari  oleh  konsumen.  Di  Bandung  contohnya,  serabi  menjadi  salah  satu  kuliner  khas  kota  yang  selalu  dicari-cari  dan  menjadi  primadona.  Contohnya  terjadi  pada  penjualan  serabi  di  salah  satu  toko  yang  terletak  di  kota  Bandung  ,  sedikitnya  terdapat 48 jenis serabi yang tercantum di daftar menu. Harga serabi mulai dari Rp 3.000 hingga Rp 8.500 per potong. Kini, 500-600 potong serabi terjual pada hari kerja dan lebih dari 1.000 potong pada Sabtu atau Minggu.  www.kompas.com.  (17/1)

Serabi  merupakan  salah  satu  produk  olahan  makanan  yang  menggunakan  bahan   baku  tepung  terigu.  Pada  tahun  1998  impor  terigu  Indonesia  mencapai  3.150  juta  ton  atau  setara  dengan  4.250  juta  ton  pada  tahun  2000  atau  setara  dengan  devisa  lebih  dari  US  $  1  miliar  (  Rahmat  Rukmana,  2000).  Hal  tersebut  akan  mengganggu  perekonomian  kita  dimana  devisa  negara  akan  semakin  menurun  selain  itu  ketergantungan  penduduk  local  terhadap  bahan  dasar  pangan  yang  berasal  dari  gandum  ini  perlu  dikurangi.   Untuk  itu  diperlukan  berbagai  solusi  untuk  mengurangi  jumlah  impor  dan  ketergantungan  penduduk  terhadap  tepung  terigu,  salah  satunya  dengan  mengurangi  penggunaan  tepung  terigu.

Kacang-kacangan  merupakan  sumber  protein  nabati  dengan  kandungan  protein  cukup  tinggi  dan  harganya  jauh  lebih  murah  daripada  protein hewani  (Sediaoetama,  1993).  Kacang-kacangan  juga  merupakan  komoditas  yang  mudah  diperoleh  dan  memiliki  harga  cukup  murah.  Kacang  hijau  termasuk  salah  satu  jenis  kacang-kacangan  yang  mempunyai  gizi  cukup  baik  dengan  protein  sebesar  23,9  %  dan  nilai  cerna  81  %  (Erliana  Ginting,1998).

Salah  satu  tepung  yang  dapat  mengurangi  penggunaan  tepung  terigu  adalah  tepung  kacang  hijau.  Modifikasi  pangan  jika  kita  mencampur  tepung  terigu  untuk  bahan  baku  serabi dengan  tepung  dari  kacang  hijau.  Kelebihannya  adalah  kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau menyebabkan bahan makanan/minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah tengik. Lemak kacang hijau tersusun atas 73% asam lemak tak jenuh dan 27% asam lemak jenuh.  (Wuwiwa, 2007).  Kacang hijau mengandung protein tinggi sebanyak 17 g/100 g. Protein  yang  terdapat  dalam  kacang  hijau  dan  tepung  terigu  memiliki asam amino yang  saling  melengkapi.   Protein pada kecambah kacang hijau sudah berkurang jumlahnya yaitu hanya 13 g/100 g, tetapi asam aminonya sebagian dalambentuk bebas yang cepat diserap-tubuh. Kacang hijau memiliki kandungan serat yang tinggi sekitar 7,6 g/100 g. Kandungan serat ini mencukupi kebutuhan serat harian Anda sebesar 30%.  (Suryanetzone, 2009).

Kacang hijau termasuk tanaman pangan yang sudah lama dibudidayakan secara tradisional di Indonesia.              Pangan  yang  sudah  lama  dibudayakan  ini  menjadi  salah  satu  potensi  untuk  dikembangkan  dan  perkenalkan  kepada  masyarakat  dalam  bentuk  makanan  jadi  yang  sudah  lebih  dulu  dikenal  oleh  masyarakat.  Modifikasi  serabi  dengan  bahan  baku  tepung  terigu  dan  tepung  kacang  hjau  selain  dapat  mendatangkan  banyak  manfaat  juga  dapat  menambah  keaslian  pangan  yang  berasal  dari  Indonesia  dan  nilai  tambah  yang  terdapat  dalam  serabi  itu  sendiri.  Pada  akhirnya  kata-kata  “Aku  Cinta  Produk  Indonesia”  menjadi  selogan  baru  yang  nantinya  akan  menghiasi  toko-toko  yang  menjual  serabi  di  kota  Bandung  sebagai  bukti  cinta  dan  bangga  terhadap  pangan  khas  Indonesia.

Daftar  Pustaka

Lealy  gusliana  suwarsa,  2006.  Pengaruh  Imbang  Tepung  Ampas  Tahu  dengan  Terigu  Terhadap  Beberapa  Karakteristik  Cake.  Skripsi.  Jatinangor.  Fakultas  Industry  Pertanian  UNPAD.

Omadi.  2002.  Pengaruh  Imbang  Pati  Garut  (maranta  arundinacae  ,  Linn)  dengan  Tepung  Kacang  Hijau  Terhdp Karakteristk Cookis.  Skrisi.  Jatinangor.  Fakultas  Industri  Pertanian  UNPAD

Sapthiani,  Yulia.  2011.  Jajan  Pasar  di  Pergaulan  Urban.  (Senin, 17/1/2011).  Diakses  melalui  www.kompas.com (17/1)  pada  08-03-2011

Situngkir,  Dian  Yodana .  2010.   Studi  Pengauh Tepung Komposit  Biji-bijian dan   Konsentrasi  Penstabil  Terhadap  Mutu  Makanan  Pendamping  ASI-Biskuit.  Skripsi.  Fakultas  Pertanian  USU.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: